Kehidupan tidak selalunya senang dan mendamaikan. Ketika kita belum puas meneguk erti kebahagiaan, keresahan mengintai dengan penuh cemburu dan irihati. Ketika kegembiraan baru memercikkan sinarnya, awan kesedihan tiba-tiba saja berarak memendungkan jiwa.
Inilah kehidupan. Simpang siurnya penuh keraguan dan jalannya dipenuhi ranjau dan duri yang melukakan hati. Betapa banyak jiwa yang tersungkur lesu sebelum tiba ke destinasi yang dituju.
Inilah kehidupan. Liku-likunya menyakitkan jiwa dan kesulitannya begitu menekan. Ada masa-masa mendaki hingga kita terpaksa memerah tenaga dan segala kemampuan yang kita ada hingga ada saatnya kita tersimpuh lesu.
Ya, inilah kehidupan. Jalannya begitu sukar dan membebankan, namun ia perlu diteruskan. Kita tidak diberi pilihan untuk menentukan halangan bagaimana yang ingin dan sanggup kita tempuhi dan kedamaian bagaimana yang kita ingin corakkan pada laluannya. Tangisan bukan penyelesaian, begitu juga dengan keluhan dan kegelisahan. Kesedihan tidak akan meninggalkan kita hingga kita sendiri yang menghindarinya. Segala keputus asaan tidak kan terusir dengan kebencian.
Yang lebih besar dari segala kesulitan, kepayahan dan bebanan itu ialah bagaimanakah sikap kita untuk berdepan dengan segalanya; adakah kita ingin menempuhinya dengan kekecewaan, putus harapan dan kesedihan atau kita ingin hadapinya dengan ketabahan, kepasrahan dan teguh hati.
Bengkel Eksklusif : Aktifkan Supergenius Dalam Diri
10 years ago

0 comments:
Post a Comment